Hopeless

chinguuu aku kembaliii ! hehe udah pernah baca seokyu series aku belum yang dulu? kalau belum baca dulu deh.. soalnya ini kelanjutannya hehe :) tp ga nyambung2 amat sih jd mau langsung baca ini jg masih ngerti ko tenang aja #digampar wkwk

oh iyaaa chinguu maaf kalo garing dan sedikit gj, aku pernah hiatus dulu sih. jadi feel buat nulis ff juga hilang . ilmu aku terkikis gitu hohooo maaf kan :(

gmn menurut chingu ? comment ya jgn lupa heheh

HOPELESS

when you think your love isn’t enough..

cho kyuhyun – seo joo hyun

Gundah. Itulah yang seohyun rasakan sekarang. Bukan karena dia telah berhenti syuting we got married. Bukan juga karena dia tidak melihat langit yang sama dengan dirinya. Tapi karena satu hal, yang dia sangka tidak akan pernah terjadi

Gadis itu mengecek hpnya lagi, memastikan bahwa memang benar benar tidak ada sms yang masuk. Membuat dirinya makin terlarut dalam gundahan nya itu

“i’m in da da da danger..”

Seohyun memandang eonni-nya, hyoyeon, yang sedang mendengarkan lagu girlgroup satu label mereka, f(x). Sedikit hembusan napas kesal dia keluarkan, raut mukanya makin menampakan kegelisahan.

Seohyun pov

 Aish! Kenapa lagu dia lagi yang harus kudengar sekarang, padahal aku sgt ingin mendengar sesuatu yang bisa membuat mood ku baik. Kalau begini, lebih baik aku keluar dari kamar ini.

Aku melangkahkan kakiku menuju dapur,  tampaknya segelas coklat panas bisa membuatku lebih baik.

“kau mau kemana seo?”

Kulihat hyoyeon eonni tampak bingung, ya pasti dia bertanya karena pergi ke luar kamar saat tengah malam diluar kebiasaanku.

“aku ingin coklat panas, eonni mau?”

Hyoyeon eonni tersenyum dan bisa kumengerti dia ingin coklat panas juga, ah! Berarti aku harus buat 2 coklat panas , tidak apa apa lah. Yang penting aku harus menjauh dari lagu yang masih diputar eonni hyo itu .

“i’m in danger..”

***

Author pov

“kau tampak aneh”

Seohyun memalingkan kepalanya, “iya eonni .. aneh kan kita tengah malam seperti ini nge date dengan coklat panas hihi”

“bukan ini! Dasar magnae! Maksudku itu dari beberapa hari yang lalu kau tampak aneh…”

Seohyun tersenyum , jelas sekali itu senyum yang dipaksakan, jelas hyoyeon segera menyadari itu “apa eonni… itu hanya perasa…”

“ah! Kau tidak pandai berbohong, ada apa sih?” hyoyeon menimpali elakan seohyun

Senyum itu hilang, seohyun kembali menyeruput coklatnya. “biasa eonni,, pihak ketiga..”

Hyoyeon menghela napasnya, “aiiiih.. apa karena yonghwa lagi?”

Seohyun memandang hyoyeon kaget, “ hah?! Itu masa laluuu kali eonn hahaha” seohyun tertawa ,tak cukup lama ekspresi gundahnya kembali lagi.. “kali ini dengan teman satu label kita…”

Hyoyeon meyeritkan alisnya, “aku tak mengerti… siapa?”

Seohyun berdiri, terlihat jelas di mukanya kalau dia sangat tidak ingin membicarakan hal ini,”sudahlah eonni… aku tak ingin membicarakannya. Oh ya, aku tidur duluan ya”

Hyoyeon mengangguk mengerti, seohyun sangat tidak ingin diganggu sekarang..

***

“akhirnyaaa tiba juga, aih rasanya susah sekali ya memesan lewat pos…” jessica membuka paketnya dengan senang, mencuri perhatian member snsd yang sedang berkumpul di ruang tengah.

“apa ini?” sooyoung menghampirinya, dan merebut paket dari tangan jessica dengan mudahnya

“ya!!!! Sooyoung ! main rebut aja” jessica mendengus sambil berusaha mengambil paket tersebut

“jangan salahkan aku! Kau kan pendek ! salahkan dirimu sendiri! hahahaha” cukup evil, sooyoung tertawa keras sambil membagi isi paket tersebut ke anak snsd yang lain

“ooh, album f(x) yang baruu yaaa, wah beli banyak amat jess , sampe 20an gini?!” sunny membuka album tersebut, begitu pula member yang lain

“pendeeek , danshiiin danshiiin!!!” sooyoung dengan asiknya mengejek jessica

Jessica mendengus kesal“hei siapaaaa yaaaang dan..”

BRUK!

Semua member terdiam, menoleh kaget ke sumber suara. Seohyun, berdiri dan menatap kesal album f(x) yang tampak habis dibantingnya.membuat semua member tercengang,tumben sekali magnae mereka sperti itu.

Segera seohyun berlari masuk ke kamarnya, tampak sambil menghapuskan air matanya.

“heeeeeeii ada apa ini?!!!!” sooyoung melupakan jessica, segera dia ambil album f(x) tersebut

“AH!jadi ini yang dia maksud!!!! Ya! Sooyoung coba periksa ada kah kyu di album tersebut?! Coba periksa di thanks to f(x)..” hyoyeon segera berteriak seakan mengerti sesuatu. Ya memang itu lah yang terjadi, dia mengetahui sesuatu.

“ada!!!! Dan yang mengucapkan itu ada..lah… victoria..” sooyoung melongo ke semua member

“hah? Eh tunggu… ada sesuatu yang nyambung loh…” yoona segera ke kamarnya mengambil sesuatu, tampak sekali dia juga tahu sesuatu

“ada apa sih ini? Aigoooo dasar pasangan muda, konflik mulu-__-“ taaeyeon menggerutu bingung

Sunny mengetuk pintu kamar seohyun, “ya seohyun-ah.. apa dia menyakitimu lagi? Ceritakan pada kami, agar kamu lebih tenang..”

“niiih!” yoona keluar dengan membawa album super junior, ia bolak balikan halaman untuk menemukan halaman yang tepat

Yuri menghampiri yoona, “ah! Aku ingat! Di album bonamana kan ada nama vic juga! Di thanks to bagian kyuhyun.__.” Yuri melongo dan terdiam.

Semua member terdiam, ya.. semuanya telah mengerti apa yang terjadi sekarang

“jelas sekali, magnae kita cemburu… sangat cemburu…” tiffany menggeleng gelengkan kepala sambil kembali ke kamarnya, ada sedikit guratan lega karena mungkin tidak separah dengan apa yang dia pikirkan

“iya jelas sekali, dia cemburu..” sooyoung menggeleng gelengkan kepala seperti tiffany.

“HEH! Gausaah ngikutin gaya akuu juga kaliii-___-” tiffany mengejar sooyoung yang lagi lagi jahil.

“hey! Kalian ini! Sibuuk bermain saja~! Pikirkan magnae kitaaaa! Dia kan ga sepintar kalian dalam hal cinta cintaan !” taeyeon berteriak keras menenangkan mereka

Lagi, sunny mengetok pintu kamar seohyun, semakin cemas yang dia rasakan. Mereka semua tahu, seohyun tidak berpengalaman dalam hal cinta seperti ini.

“YA! Seohyun ! bukaaa pintunya ! kalau sampai hitungan ke3 kau tidak buka pintunya,, sooyoung akan mendobraknya!” suuny berteriak khawatir diiringi teriakan kaget sooyoung.

“MWO??? Gila sunny masa ak.. awwwwwwwww!” belum selesai sooyoung protes taeng mencubit garang dengan tatapan –turuti-saja-dia-!

“1….2…. ti..!!!!” sunny berteriak keras

krek, terdengar sura kunci dibuka, tak lama pintu pun terbuka

Terlihat jelas mata seohyun yang memerah, karena menangisinya..

“ceritakan pada kami hyuun… jangan lagi kau tahan amarah mu itu…!” hyoyeon dengan cepat memeluk seohyun, magnae mereka sangat belum berpengalaman

“kyuhyun?” taeyeon menanyakan dengan cepat , sementara seohyun hanya mengangguk diam. Terlihat sekali mukanya menahan sesuatu

“victoria?”taeyeon menembak lagi apa yang sedang dipikirkan seohyun, mata seohyun membulat. Tersentak dan kaget. Sangat tak ingin mendengar nama perempuan itu tampaknya

‘aku tidak apa apa…hanya.. ingin kembali ke korea saja…” seohyun mencoba mengalihkan, tatapannya menerawang tak berani menatap onnie2 nya sedikit pun

Taeyeon menghela napas, menatap seohyun. Dia tahu, seohyun itu bukan orang yang selalu mengumbar ngumbar perasaannya, seohyun itu selalu berusaha terlihat kuat.

“ya sudahlah, kalau memang begitu. 2 hari lagi kita akan bertemu sm kan di paris. Ingat! Kita akan ke paris dulu baru ke korea..” taeyeon mengambil langkah untuk beranjak dari tempat itu.

“sabar ya maganeee” tiffany dan jessica menepuk nepuk bahu seohyun.

“dan jangan lupaaa! Kau akan berduet dengan kyu lagii!” yuri menambahkan

Seohyun POV

Aku tersigap, benar.. aku akan duet dengan kyu oppa, aisssh disaat seperti ini bukan duet yang kuharapkan. Tapi kejelasannya mengenai hubungan kami. Kami memang masih berhubungan. Tetapi, dia tampak berbeda. Sangat berbeda. Jarang menelepon, jarang memberi kabar.. jarang sekali berhubungan seperti dulu…

Ah lebih baik aku istirahat. Menyegarkan pikiran. Tidak baik berfikir seperti ini terus seohyun…

Aku melangkahkan kakiku menuju tempat tidur lagi, ya! Harus istirahat!

 ***

Aku menunggu panggilan pesawat yang akan kami naiki. Akhirnya, hari ini kami akan terbang ke paris. Aku akan bertemu dia.. kangen. Ya, sudah lama kami tidak berjumpa. Aku hanya ingin mendengar tawanya. Ah, lebih baik ku telepon dia saja sekarang.

“yobuseo? Oppa?”

“nee.. seohyun.. kau akan brgkt hari ini kan? Kenapa tidak kabari aku?” kudengar suaranya cukup meninggi, kesal padaku mungkin

“ini baru mau aku kabari.. oppa juga kan sibuk, aku tidak ingin menganggumu” kukatakan dengan pelan pelan. Gawat !!! sepertinya aku menelepon disaat yang salah

“rasanya aku seperti bukan siapa2 mu sampai kau sungkan begitu padaku hyun,,, cukup miris rasanya mendengar kabar tentang pacar sendiri dari orang lain..” suara oppa sedikit berat. Heeei! Jadi ceritanya disini aku yang salah, bukankah kau sibuk dengan best qian mu itu? Uuuh!!!

“mengganggu oppa salah, membiarkan oppa juga salah… dasar tidak pengertian” aku menjutekinya, kesal dan sedih bercampur jadi satu . siapa sih yang ga sedih melihat pacar sendiri memuji perempuan lain, oke mungkin itu semua kedok belaka.. tapi tetap saja aku cemburu! Dasar devil!

“pengertian? Siapa yang tidak pengertian??! Kau bahka…”belum selesai oppa berbicara sudah ku tutup teleponnya. Mendengar suaranya yang marah bikin aku makin kesal. Bukannya menghibur pacar sendiri. Yang ingin kudengar kan tawanyaa. Dasar bodoh !

“bagaimana kalian bisa akur kalau kau begitu..” kulihat yoona eonni berbicara ke arahku. “huh?” Aku melongo padanya, menuntut sedikit kejelasan

“iyaaa… aku tahu kau mengkhwatirkan dia.. tapi kalau kau masih tidak bisa menguasai egomu.. hubungan kalian akan seperti ini terus.. penuuh kekhwatiran dan konflik..”

“aku tidak memarahinya eonni!!! Aku hanya tidak ingin mendengar dia marah padaku..” aku mencoba membela diri sendiri, yoona eonni tampaknya beda presepsi denganku

“ah.. bahkan kau seperti ini… bicara denganmu saja sudah bikin aku malas,,, kau harusnya bercermin seo. Ekspresi mu itu… sorry .. tapi.. cukup menakutkan..” yoona eonni berlalu , tampak sekali tidak ingin bicara denganku . yaampun!!!! Jadi maksudnya aku jadi pemarah!! Tidak ! ini tidak boleh terjadi!!

Kucoba menguasai diri sendiri, tidak boleh ada yang tahu kalau aku terlihat sangat kesal.. tapi mau bagaimana lagii!~ aku tak bisa menguasai diri ku sendiri .. ini semua karena kamu, cho kyuhyun !!!!!

Author pov

Kyuhyun menatap layar hp nya, “aneh sekali dia…”

“seohyun?” sungmin menanyakan diiringi anggukan kyuhyun.

“yang aneh itu kauuu!!! Angkat telepon langsung marah marah” leeteuk menjitak kepala kyuhyun dr belakang. Saat ini mereka sedang di dalam van untuk pergi perfom

“habiiisnya -,- dia ga kasih kabar apapun”kyuhyun mencoba membela dirinya sendrii

“apa kau sering meneleponnya sekarang?”

Kyuhyun terdiam , jarinya bermain main seakan sedang menghitung sesuatu, “tidak terlalu sering seperti dulu…”

“dasar bodoooh! Kenapa kau tidak sering meneleponnya” lagi lagi leeteuk menjitak kyuhyun, sedikit gemas dengan magnaenya

“duuuh hyung, gausah pake acara nge jitak juga sih! Dia kan sibuuuk jadi kalo aku nelepon takut ganggu..” kyuhyun mengelu ngelus kepalanya

“kyuhyun magnae ku yang entah poloos atau bodoh, kuberitahu yaa! Cewe itu mood nya labil . kalau kamu ga sering meneleponnya , nanti dia pastiii akan marah padamu!”

“pengalaman tuh..” celetuk heechul diiringi tawa semua member

“makasih deh hyung sarannya , oh iya kapan kita ke paris? Malam ini atau besok?” kyuhyun mencoba mengalihkan pembicaraan

“besok malam”leeteuk menjawab sambil menjitak kyuhyun lagi

“hyung! Jail amat sih! Gausah jitak jitaaak! Aduuh kenapa kita ga ke paris harii ni ajaa ya, jadi…”

“jadi kau bisa bertemu seohyun lebih cepat”eunhyuk menimpali

Blushh! Muka kyuhyun memerah, tidak biasa dia dipermalukan seperti ini,”bukaan! Maksud aku sih mau liat menara eiffel bareng kaliaaan”

Semua member melihat kyuhyun dengan tatapan –dasar-magnae-munafik-!-

 ***

“tokyoo seoul london pariiis…!!!!” sooyoung bernyanyi keras di kamar hotel nya

“new york kaliii!!!” yoona menimpuk sooyoung dengan bantal

‘pengen aja atuh .. kan baru kali ini ke paris bareng kaliaan dan sm hihi”sooyoung cekikikan sendiri

“enak ya yang bisa pacaran di paris, city of love -,-..” yoona menatap seohyun yang sibuk menatap dirinya sendiri di depan kaca

“pacar nya aja ga ada.. eh seohyun sibuk amat ya” sooyoung menatap geli seohyun. Jarang sekali magnae nya seperti itu

“huaaaa eoniiiiiii… !!!!” tiba tiba seohyun menangis dan mendatangin mereka berdua

Seohyun pov

Apa benar aku terlihat menakutkan? Apa benar ini bukan aku yang dulu? Apa sekarang aku terlalu pemarah. Aku mengamati mukaku di cermin. Aduh, ga ngertiiii! Kenapa yoona eonni bialng seperti itu. Apa aku terlalu sensi kepada kyu oppa??!!! Kenapa aku sebegini menakutkan ? bagaimana ketika aku bertemu kyuhyun oppa nanti?! Jangan jangan dia akan membenci ku

Aku mengamati garis mukaku , ada sedikit guratan2 di bagian pipi dan dahi. Mungkin karena aku kecapaian, atau mungkin karena kyu oppa???aiiih bingung !!

“huwaaaaa eonniiii!” aku berbalik dan mendatangin mereka berdua. Tak terbendung lagi air mata ini, ah sudahlah aku tak peduli. Yang penting aku harus membuat kyu oppa tidak membenciku

“eh ada apa seohyun?” sooyoung mengelus kepalaku dan terdengar menenangkanku, sementara yoona eonni menatapku dengan tatapan cukup sinis

“maafkan aku bila beberapa saat ini menjadi pemarah…”

Kulihat yoona eonni terbelalak,”seo?!! Jangan bilang kau memikirkan perkataanku di jepang tadi pagi?!! Hahaha”

Aku mengangguk kecil,”aku tak ingin kalian semua jadi marah padaku…”

“kita semua atau dia???” sooyoung eonni menekankan kata dia itu dengan pasti, aah eonni tampak seperti bisa membaca pikiranku saja

“itu termasuk juga sih…” aku terdiam.. benar juga, selama ini aku takut , takut dia akan pergi atau marah padaku…” ah eonni ohtokke…”

“bicaralah pada kyuhyun…” kudengar suara taeng eonni, aku berbalik .dia sedang di lawang pintu bersama sunny dan yoona eonni yang tampak membukakan pintu untuk mereka  .

Aku menghela nafas panjang, “baiklah eonni.. eh tapi aku bingung harus bicara bagaimana..”

“bicaralah tentang best qian itu…”suuny eonni menimpali

AH! Aku teringat,,, apa harus aku bicarakan ini dengannya? Tapi aku takut akan reaksinya… aku tertegun, bingung harus bagaimana

“tuhkan seohyun, mukamu seperti itu lagi… menakutkan !” yoona menakut nakuti ku lagi,, “benarkaah?!!!” aku berlari ke depan cermin, kulihat mukaku sendiri. Asih wajah nenek2 penyihiir seperti ini,”aku menakutkan ya..”

Yoona eonni tertawa terbahak bahak, “sudah seohyun! Jangan kau pikirkaaaan! Oh iya .. suju oppa akan datang besok pagi kan… berbicalah yang lama dengannya, kangen2aaan gitu..”yoona eonni tampak menggodaku

“ah tidak! Eh eonni ngmong2 sekarang kita diam di hotel saja?” aku mencoba mengalihkan pembiaraan, lama2 mereka bakal ngomong ngaco tentang aku dan kyu oppa kalau tidak di alihkan..

“tidaaak, kita akan berbelanja.cepaat siap siap!” taeyeon berbalik melangkah keluar, begitu pula sunny eonni

Baiklah.. besok aku harus bicara padanya.. sekarang belanjaa dulu!

Author pov

“masa dia lupa?!” kyuhyun menatap teleponnya, lalu menatap jam nya lagi, lalu menatap teleponnya dan menatap jam lagi terus begitu berulang ulang

“kamu ngapain sih? Selalu kaya orang gila kelakuannya” leeteuk datang menjitak kyuhyun

“hyuuuuung !! bisa ga sih ga ngejitak akuuu…!” kyuhyun mengelus elus kepalanya

Leeteuk tertawa kecil, “yaaaa.. kamu sih makin hari makin bego! Kelakuaanya udah mulai autis tau ga. Kerjaan nataap telepon terus.. udah buru siap siap bentar lagi naik pesawat”

“idih hyung kaya ga pernah autis aja, huh apalgi pas dijutekin taeyeon. Galau parah hahahahaha” evil laugh kyuhyun keluar lagi, tentu saja kata kata leeteuk tadi tepat sasaran. Dengan tatapan kalah, leeteuk berjalan menjauhi kyuhyun

“magnae stresss!”

Kyuhyun terbahak bahak , setelah memperhatikan leeteuk menjauh dia kembali menatap teleponnya.

“apa dia memang mulai berbeda lagi? “ kyuhyun bergumam sendiri, kembali menekan nomor kekasihnya, tapi beberapa kali pun mencoba, seohyun tidak mengangkatnya

“ayo cepat! Pesawat kita akan berangkat. Ih kyu selalu deh autis nya kambuh, g denger apa dari tadi dipanggil  mereka!” victoria datang menepuk kyu dan menunjuk suju yang dari tadi memanggil kyuhyun

“eh iya maaf.. haha ayooo! Terima kasih qian” kyuhyun terkekeh sendiri sambil mensejajarkan langkahnya dengan victoria. Ya, victoria kali ini pergi ke paris bareng suju karena jadwalnya cukup padat..

~~

“ayo! Paris! Tunggu aku !!!” kyuhyun bergumam sendiri kali ini, diikuti tawa victoria yang duduk disebelahnya

“lebih tepat nya, seohyun tunggu aku~!!!” ucap victoria sambul menirukan gaya kyuhyun

Blush! Lagi lagi muka kyuhyun memerah,” ya qian ! kau selalu saja menggodaku! Aku bilang paris ko bukan seo!”

“idiiiih ! aku juga bilang paris ko bukan seo! Telinga kamu aja salah denger” victoria tersenyum jahil

Kyuhyun tak menjawab apa apa , dia tahu kalau melawan victoria sering kalah, “lebih baik mencari aman” pikirnya.

Kyuhyun pov

“dasar wanita aneh, nih kalo aku nge bantah pasti ajaa susah menang deh . dasar devil dia… tapi aku yakin ah aku tadi denger seohyun~ aiih kenapa jadi mikirin lagii..

Aku merogoh ipodku dan menyalakannya, menonton video tampaknya akan sukses membunuh waktu.

Kulihat mv salah satu teman labelku, snsd . ya, girlgroup kekasihku lebih tepatnya. Aiish! Lama lama aku bisa jadi seomate kalau terus seperti ini… tapi dia memang cantik sih, dan menarik. Auranya beda meski bareng yang lain, aiiish! Kyu kyu ! apasih yang kau pikirkan

Aku menatap jam ku lagi. Sudah jam 1 pagi.. berarti hari penting itu sudah lewat -,- , yaampun seoo! Kenapa kau ini?! Sudah setiap hari makin judes , sekarang malah lupa dengan 9bulanan kita. Padahal kau sendiri yang bilang jgn melupakan hari jadi kami -___- benar benar yaaa…

Aku mengambil penutup mataku, lama lama gusar juga memikirkan dia yang melupakan hari penting kami! Aish! Tidur saja ah biar bangun2 sudah di paris..

Seohyun pov

“9 pesan masuk? Aduh banyak amat” aku  menggerutu menatap ponselku, kubaca semua pesan yang ada itu

“selamat 9 bulanan my seooo :* maafkan oppa bila punya salah padamu atau sering membuat mu kesal, mungkin kita akan semakin sibuk nanti.. semoga saja kita akan tetap dekat dan bersama.. selamat tersiksa dangan devil mu ini kekeke”

EH! Tanggal berapa sekarang?!!!!! Aku segera melihat kalender yang ada di meja. Dan tertera jelas hari ini tanggal 9 ! yaampun itu artinya tanggal 8 kemaren adalah hari jadi kami yang ke 9 !!! dasaaar bodoh! Kenapa hari penting seperti itu kau bisa lupa!!!! Aduh bagaimana ini! Aku malah sibuk berbelanja sampai malam dengan eonni2 ku pula !!!!! kyu pasti akan marah padaku ~!

Aku segera menggoyang2kan badan yoona eonni yang masih tertidur pulas, “eonniiiii ! banguuun , aku melakukan kesalahan yang sangat sangat gawaat.. !”

“duuh seo, ada apa lagi?! Tentang kyu?” yoona eonni menarik selimut sambil bergumam , aish.. dia sudah sadar kan ya…

“aku.. melupakan hari 9 bulanan kami…kemaren…”

“HAH?! Dasar magnaaaeee!kenapa bisa?! Kau kan biasanya selalu menulis di note mu!” Yoona langsung bangun tiba tiba, cukup kaget tampaknya.

“yaah,,.,, habis karena disini tema nya berlibur, aku menyimpan note dan tak ingin membacanya.. biar tenang”

“duuuh ! jam berapa sekarang, sana bicara pada kyuhyun ! dia pasti sudah datang , kalau ga salah suju itu kamarnya di lantai 12.. sana sana!” yoona eonni mengusirku dan kembali menarik selimutnya.. idih kayanya percuma saja bicara padanya… tapi yoona eonni benar.. aku harus bicara padanya..

Aku lekas berganti baju dan bergegas ke lift, yaampun ! kyu oppa ! maafkan akuu!!!

Kucoba menelepon hp nya, aissh! Ga aktif pulaa! Aduh tuh kan , marah dia….

Sekarang aku sudah di lantai 12, tapii… aku lupa tanya kamar berapa.. masa aku mau ngetok semua pintu yang ada disini… kan gamungkin! Dasar magnae bodoh! Selamat kyu.. kau bisa membuatku lupa akan segalanya sepertii ini. Aish ! lebih baik aku menunggunya, skrg jam 8 kan, cepat atau lambat dia akan keluar untuk breakfast..

begitu qian aku juga salah sih sebenarnya..” kudengar seseorang sedang berbicara dari kejauhan, itu seperti suaraaa kyu oppa! Tunggu, kudengar seperti ada qian2nya deh , atau hanya perasaanku saja?

kau seharusnya begini..” kudengar lagi suara perempuan, tampak seperti suara.. vic eonni ! aduh mereka bersama gitu maksudnya? Aku melirik ke sumber suara , mereka tepat sekitar 6m dariku yang bersembunyi di belokan lorong ini. Aku menengokan kepala. Dan yang kulihat saat ini adalah janggal! Benar benar janggal, ingin rasanya aku melarikan diri dari sini… sekarang…

Kulihat .kedua tangan kyu yang sedang berada di bahu victoria , dan muka mereka yang saling berhadapan, benar2 janggal!

“oppa !!” aku berteriak keras, cukup membuat mereka kaget dan saling mendorong jauh satu sama lain. Kenapa mereka harus bersikap canggung seperti itu

“seohyun ! kau kemana saja? Aku men…” kyu oppa berjalan mendekatiku. Belum selesai dia dengan kalimatnya, aku berjalan mundur menjauhinya. Setelah beberapa langkah aku berlari meninggalkannya dengan wanita itu.

Jelas sekali air mata ini mulai mengalir.. kudengar kyu oppa masih memanggilku dengan jarak yang cukup jauh. Jangan sampai dia lihat air mata ini, aiish! Cepat2 kupencet tombol lift .cukup lama pintu itu tdk terbuka membuatku memilih lari lewat tangga darurat di sebelah lift.

Ayo laaah seo!!! Sampai kapan kau akan seperti ini, ayolah air mata ini berhenti juga… aku tak ingin kyu oppa melihat ini..

“ seo! Seo!” kudengar suara kyu yang semakin mendekat… saat ku berbalik dia sudah ada tepat dibelakangku

GREP!!!

Tangannya berhasil menangkapku, “lepaskaan!” aku meronta cukup kuat untuk terlepas dari genggamannya, tapi dia, dia terlalu kuat.

“kau kenapa seohyun! Aneh sekali ! ya!”kyuhyun melepas genggamannya dan dengan cepat dia memegang kedua pipiku. Aih.. terlihatlah tangisan ini..

“hey kenapa kau menangis?!” oppa terheran heran melihat ku. Ini kesempatan! Segera kutepis kedua tangannya.. berlari menjauhi dirinya.

Sempat diam, kyu oppa terlihat mengejarku lagi. Aku terus berlari sampai ke depan kamar hotel ku. Untung aku bawa kunci cadangan. Segera ku gesek kartu kunci tersebut dan segera masuk ke kamar .

BRAK! , aku menutup nya dengan keras. Cukup keras sampai membuat yoona dan sooyoung eonni berteriak..

“seohyun-ah! Buka pintunya!!!” kudengar kyuhyun oppa menggedor pintu dengan keras. Yoona melongo melihatku yang seperti ini, bercucuran air mata dan terduduk lemas di lantai.. apa daya, tenaga ku habis karena berlari tadi.

“eonni , bolehkah ku minta padamu untuk menjauhkannya dariku sekarang?” ku mohon dengan cukup memelas kepada yoona eonni.. dia hanya mengangguk dan membuka pintu sedikit

“kyu.. nanti saja ya bertemu seohyun nya, dia sangat tidak ingin diganggu..” kudengar yoona eonni bicara dengan cukup bijak pada kyu. Kudengar suara kyu yang mengecil,”selamat 9 bulanan .. seo joo hyun..”

Yoona eonni menutup pintu, dan menatap lekat2 padaku, “ada apa lagi? Kau ini benar benar…”

Aku tertawa kecil dengan air mata yang masih mengalir, “qian.. kyu.. benar benar nama yang cocok…”

Ya, pikiran ini tak hanya qikiran negatif, qian dan kyu benar benar cocok, sementara aku bukan apa apa dibandingkan wanita itu.. selamat seo! Berakhir sudah … cintamu memang tidak cukup untuknya.. lihat sebulan tidak bertemu saja .. dia hampir mencium vic eonni. aku yakin tadi dia akan melakukannya..

Aku segera mengambil hp ku..

“selamat 9bulanan, dan selamat beristirahat oppa.. untuk sementara ini aku ingin kita bukan sepasang kekasih dulu ya.. beristirahatlah yang baik oppa.. ”

Hopeless, aku benar benar hopeless sekarang..

***

udaaha chingu haha gimana menurut chingu?!! aduuh maafkan ya cukup aneeh .__. hehe jgn lupa comment ya

seven

okaiii cerita ini bener2 imajinasi…. dan mungkin sedikit ga nyambung , tp semoga kalian gasuka . enjoy :) (jgn lupaaa comment !)) hehe

 

”Ingat ya oppa… setiap tanggal 1 kita harus kesini… merayakan hari pernikahan kita diam diam .. hehe ”kata sunny sambil mengacungkan jair kelingkingnya

”tentu saja sunkyu sayang…” sungmin menautkan jari kelingkingnya pada jari kelingking sunny yg terlihat kecil.

”janji?”

”tentu saja” yakin sungmin sambil mengecup sunny

***-

Kita suami istri, meski diam diam…

Ini terdengar aneh tapi, ya! Aku udah nikah sama sunny. Dan ga ada yang tau ko, kecuali yaaa org tertinggi perusahan , sj dan snsd.

Awal januari lalu ko. Waktu aku ulang tahun. Dan moment itu adalah hadiah yang terindah yang pernah ku lalui

Kami tinggal bersama? Sayangnya tidak -___- , perusahaan mengizinkan kami menikah tp tidak untuk tinggal bersama

Kami memakai cincin yang sama? TENTU SAJA! Itu adalah bukti cinta kami bukan

Tapi tentu saja di tempat berbeda, aku mengenakannya ditangan. Sementara sunny mengalungkan cincin tersebut.

 

Aku sedang menunggunya di depan dorm snsd sekarang.

Kami akan melakukan kencan rahasia kami hihi

Tentu saja tanpa 8saudari nya itu, bisa gila aku dibuat dgn ocehan gila mereka.

Hanya kami berdua, aku dan sunny makan malam bersama, tentu akan menghapus rasa kangen ku padanya. Ini merupakan ritual semenjak dulu. Setiap tanggal 1 awal bulan. Kami akan bertemu.

 

sudah lama aku tidak bertemu dia… sunny, dia terlalu sibuk dgn jadwalnya. Ohya… kubawakan bunga matahari untuknya . yang besar…. kesukaannya, alasan dia menyukai matahari adalah karena matahari bisa memberinya ketenangan, dgn semangat dan terasa menyilaukan. Ya seperti namamu itu. Sunny..

 

dia sudah datang ! dengan gaun putihnya. Ya… itu setelan yang paling kusuka darinya. Dia terlihat sangat cantik. Datang dengan senyum yang paling membahagiakan.. dia terlihat..menyilaukan

”sunny ,, istriku… sudah hampir 7 bulan kita menikah… hehe aku kangen padamu.. ayo kita makan malam sekarang..sudah kubawakan makanan kesukaan mu” kataku sambil mengecup bibirnya yang manis.

”iya .. aku jg sudah menyiapkan semua. Tempat ini. Tidak ada yang berubah dr dulu.. ”

”aku sayang padamu sunny..” ucaps ku sambil membuka pintu untuknya.

”aku juga sungmin…” ucapnya dgn halus

***

”YA! Taeyeon! Kau tau dimana sungmin?!!!”  Leeteuk terlihat panik, dia mencari sungmin dari tadi

”chagii.. aku ga pernah ketemu sungmin lagi semenjak 6 tahun yang lalu..! aku br saja bertemu dengannya saat kau bawa dia kerumah tadi!bukannya kau tadi bersama.. dia?”

”yayaya taeyeon… tadi pagi dia menemuiku dan mengajak jalan jalan keliling seoul… tp tadi jam 4 sore..  dia menghilang.. kupikir.. krn slama ini dia tinggal di L.A dia lupa jalan di seoul… tampaknya” leeteuk masih panik

”eeeh.. tunggu! Oppa ! tanggal berapa ini?”

”1 agustus….memangnya kenapa??” leetuek bingung dgn pertanyaan taeyeon.

”aiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiih… aku tau dia dimana sekarang!”

”dorm snsd????”

”yaaa benar oppa! Kesanalah sekarang” taeyeon mencoba memberi solusi untuk leeteuk

”ngg… aku sedikit takut kesana.. bagaimana kalau aku menjemputmu dan kesana…?”

”hmmm tapi oppa…” taeyeon sedikit bingung sambil melihat pemandangan di depannya.

 

Jess dan tiff sedang bernyanyi nyanyi krn mabuk , hyoyeon sudah tertidur tampaknya dia mabuk. Yuri yoona seohyun masih asyik dgn laptop mereka, sementara sooyoung, tentu saja makan. Tidak memungkinkan baginya menitipkan rumah dgn keadaan seperti ini

”aku lagi brg member nih…” ucap taeyeon sedikit ragu

”aiiih! Taeng! cepaatlah! Bawa saja snsd yang masih waras. Yang mabuk tinggalkan, aku kesana ! sekarang!” ucap leeteuk yg tergesa gesa dan menutup teleponnya , terlalu sulit untuk bisa tenang dalam keadaan genting seperti ini.

 

Leeteuk menjemput taeyeon dan membawa sooyoung yoona yuri seohyun yang masih waras karena mereka g minum minuman keras …

 

”Skrg tepat 7 tahun 7 bulan bukan?!” tnaya leeteuk sambil serius mengemudikan mobilnya

”yaa benar…. tp kenapa sungmin hanya datang saat 7 tahun 7 bulan..?”taeyoen mencoba bertanya

”ya…. aku ingat.. sebelum sunny pergi dia bilang.. setiap kelipatan 7 akan merayakannya…entah alasan apa…HIIIH… berarti sungmin sedang bersama dengan… ” kata sooyoung dengan mulutnya yang penuh..

”aku g tau kalau mereka bakal separah ini!” kata yoona yang jadi ikut ikutan panik

 

***

”sungmin…. ” sunny memgelus ngelus kepala sungmin yang sedang menyandar di pahanya

”apaa? ??”

”maafkan aku telah merepotkan mu selama ini.. aku senang … selama ini kau terus menungguku.. dgn sabar…” tes! Air mata sunny menetes

”hei heii.. kamu kenapa?” sungmin langusng tersigap dan memeluk sunny

”tidak tidak oppa… aku .. aku ingin terus bersamamu.. selamanya.. tapi tampaknya..” airmata sunny tumpah

”hei.. sunny.. aku akan selalu menemanimu.. dimana pun itu…. aku akan selalu ada untukmu..” sungmin mengelus rambut sunny

”tidak oppa… tidak mungkin .. ! oppa… sekarang… kulepaskan oppa.. oppa bebas ingin keluar dengan siapa saja.. aku sudah mengijinkan oppa..”

”HEI! SUNNY ! STOP! Aku benci mendengarnya” sungmin langusng mendekati sunny, mencoba memberi kecupan yang hangat untuk menenangkan sunny

Kecupan manis.. cukup lama… entah kenapa.. perasaan sungmin sangat tenang sekali sekarang… ada yang berbeda dgn sunny..

 

Sunny mendorong jauh sungmin dan tersenyum lembut.. senyum YANG SANGAT LEMBUT.. senyum yang paling membahagiakan,,, senyum yang tulus membuat hati sungmin tenang…

 

“saranghae sunny…” ucap sungmin

“saranghae sungmin…” ucap sunny membalas

 

—–*

Sementara itu didalam mobil..

“eonni.. aku tiba tiba teringat sunny eonni..” ucap seohyun yang terlihat sedih

“aku kangen padanya…” ucap yoona

“sudahlah kalian! Kalian pikir aku biasa saja! Aku jg kangen sunny! Aku kaget saat dia koma …”

Semua yang ada disitu terdiam, tak lama,, terdengar suara tangis taeyoen…

“sunny,,,, kenapa.. kenapa kamu harus pergi secepat ini! Aku ga menyangka! Padahal,,, kamu adalah sahabat terbaiku.. kau yang membantuk ku dekat dengan leeteuk oppa! Tp kenapa sunny! KENAPA?!” tangis taeyeon ,mengingat saat sunny masih ada dengannya

 

“sudahlah taeyeon ,, jangan menangis… bersyukurlah .. karena nya kita berjodoh” leeteuk berusaha menenangkan taeyeon…

”tapi …aku gamau dia pergi secepat ini..” tangis taeyeon

“aku juga kaget… saat pulang dr kencan rahasia nya.. sunny harus meninggalkan kita semua…” sooyung merenung , mengingat kejahilan kejahilan yang dibuat sunny, tes! Kali ini air mata sooyoung tumpah. Dia tidak memberitahukan yang lain, tatapannya hanya menerawang keluar jendela… membiarkan air matanya untuk sahabat yang disayangnya

“kecelakaan itu.. dasar supir truk bodoh! Aku g mengerti dia tidak bisa melihat ada yang menyebrang!!!!!!!!!” emosi taeyeon sedikit reda sekarang

“hei! Aku juga g mengerti.. semenjak itu sungmin stress… dia terus mengunjungi dorm kalian setiap tanggal 1!!!!” leeteuk berusaha menenangkan mereka

 

Tak terasa mereka semua sudah sampai.. ke dorm snsd yang dulu..

ya semenjak sunny meninggal, mereka tidak lagi tinggal disana.. atau bisa dibilang snsd istirahat jangka panjang ..‘ the power of nine’ ya sesuai namanya, kekuatan 9 org itu hebat. Kurang 1 mereka bisa jadi bukan apa apa. Sungmin pun sama.. dia diistirahatkan dr super junior dan diberi terapi di L.A, meskipun begitu.. kenangan akan sunny… selalu ada untuknya dan semua..

 

BRAK!

Leeteuk mendobrak pintu… saat masuk kedalam… dilihatnya sungmin.. tertidur dengan nyenyak di kursi panjang – satu satunya benda yang ada di rumah itu- dengan senyum yg disimpulnya.

Satu kata terucap dr sungmin, “ saranghae sunny…..”

 

Semntara leeteuk, taeyeon, yoona, seohyun,sooyoung hanya terdiam… tidak berani mengganggu sungmin saat itu, entah kenapa…

 

Taeyeon tiba tiba tersenyum.. melihat sosok wanita yang dia jumpai di belakang sungmin. Yang tampaknya selalu mendukung sungmin selama ini..

 

Sret! Sosok wanita itu menghilang…

Taeyoen tersenyum, ” selamat jalan sunny… kau akan baik baik disana…”

Semua org langsung menoleh, mendengar ucapan taeyeon, dan semua bergidik… mereka tau bahwa tadi disini tidak hanya ada 6 orang,,, tp 7…

 

” jangan bilang kalau tadi…sunny…” leeteuk  berbisik ke taeyeon. Taeyeon tidak menjawab tp kepalanya memberi anggukan yg berarti iya

 

Sementara sungmin tiba tiba terbangun… menyadari bahwa dia sudah kembali ke dunia nyata, ”loh ko kalian ada disini?” tanya sungmin melihat teman temannya di depannya

 

Mereka terdiam tidak tahu menjawab apa.. tp Leeteuk mengajak mereka semua pulang, ” ayoo kita.. pulang…”

Semua yang ada disitu setuju… dan semua melangkah keluar..

sementara sungmin, yang berjalan paling belakang.. memantapkan langkahnya. Saat keluar dr dorm itu. Dia sadar sekarang, ini langkah terakhirnya disitu..

 

”selamat jalan sunny… saranghae” Senyum sungmin sambil menatap pintu yang ditutup olehnya…

 

 

 

 

 

ONE SHOT : Bonamana

heei.. ini fanfic sebenernya aku mau post waktu bonamana keluar.. tp gasempet, jadi aja ngepost ^^ comment yaaa.. jgn sampe ada silent reader hehe :) gomawooo

Seorang lelaki tersenyum melangkah masuk sekolah, dia merogoh sakunya dan membuka buku saku miliknya. Terdapat foto wanita disitu. Lelaki itu hanya tersenyum melihatnya,.

“lee sunny …. saranghae….”

Kim heechul mendengar nama sahabatnya disebut.. dan memalingkan kepalanya…

Tanpa lelaki itu sadari ada heechul yang menatapnya dengan tatapan cukup kaget dengan apa yang lelaki itu ucapkan….

*****

“aaaaaaa…. Itu sungmin!”

Mata Semua perempuan tertuju padanya.. bahkan ada beberapa yang menghampirinya..

Sunny : (dalam hati) urgh! Berisik! Galiat apa kalo orang lain sibuk.

Bahkan ada bberapa perempuan yang  menyenggol sunny, dan tidak minta maaf

”oppa, ini kue”

”oppa apa kabar”

”sungmin oppa, kau berlibur dimana”

”sungmin oppa, kok tambah besar?”

”sungmin oppa.. sekarang keliatan lebih dewasa deh”

”IH berisik banget sih! Sungmin oppa ,, sungmin o,,, oppa,, aa uu iih!” ganggu aja deh!”sunny ngomel ngomel gajelas di depan lokernya dengan suara kecil karena sunny masih takut dengan fans fans sungmin.

BRAK ! sunny menutup lokernya dan, ”omooooooo” sunny terlonjak kaget! Sungmin sudah ada di sebelahnya.

Sunny : nga.. ngapain kamu?

Sungmin : ngga.. aku cuman mau ke lokerku.

Sunny : emang lokermu di mana?

Sungmin : tepat dibawah lokermu

Sunny : oke silahkan! (Sambil berlalu pergi

Sunny : yaampun aku nyesel kenapa bisa suka ama orang kaya gitu. Cuma garagara waktu smp pernah sebangku! Tp sekarang! Ngga ah yaampun amit amit deh..

Sementara itu dengan cool nya sungmin mengambil buku di lokernya

Neon alkkamalkka alkkamalkka neomu yebbeun miina Nal michyeotdago malhaedo nan niga jotda miina

(Do you know or not, know or not That youre very pretty, beautiful girl. Even if you call me crazy I still like you, beautiful girl)


Di dalam hati sungmin terus bernyanyi. Tatatpannya terus tertuju kepada sunny, yang terlihat berbelok.

Sungmin POV : Dia tahu ga ya aku suka dia dr duduk sebangku di smp dulu? Sudah 5 tahun semenjak itu. Sekarang kita akan lulus , aku tidak ingin lulus tanpa menghasilkan apa-apa. Aaah.. sepertinya aku harus mendekatinya. Tapi sebelumnya aku harus menyusulinya sekarang. Untuk kekelas bersamasama.

Sungmin berlari cepat tanpa menghiraukan perempuan2 yang drtadi diam dibelakangnya, setelah berbelok dia melihat sunny masih berjalan lambat

”heh.. sunny!” sungmin memanggil sunny sambil menepok punggung sunny. Otomatis sunny kaget dan menjatuhkan buku bukunya. Sungmin berfikir”inilah saatnya! Aku harus membantunya”

Sunny : oh hei kamu! Terimakasih telah membuatku menjatuhkan buku buku ini (berbicara ketus sambil jongkok untuk mengambil buku2nya

Nuga jeonhaejwo my baby, to my baby naega yeogi itdago malya Gidarinda malya

(Someone tell this to my baby, to my baby That Im here, that Im waiting.. )

Lagu itu lagi2 terngiang di benak sungmin, segera sungmin membantunya. (tentu saja sambil mencuri lirik ke sunny.

Sungmin : apa kabar?

Sunny : baik kamu?

Sungmin : kurasa kamu tahu jawabannya (tersenyum lebar)

Sunny : hm (tersenyum kecut)

Sungmin : sayang sekali kita tidak sekelas seperti dulu

Sunny : ….

Sungmin : haha dan sudah lama kita tidak mengobrol seperti ini

Sunny : ya kau benar.. terimakasih telah membantuku mengambil buku.(tersenyum)

Baby, you turn it up now

Senyum sunny mengagetkan sungmin.. dadanya terasa lebih kencang sekarang. Belum sempat sungmin membalas perkataannya, sunny sudah beranjak dan pergi.

Geunyeoneun gangjeok ggeuddeogeobtda Bbijjug, bbijjug, bbijjug.
Nan eoddeogargga eoddeogargga geunyeomani nae gwansimin .geol, geol, geol

That girl is a powerful enemy, Shes unmoveable, pout, pout, pout
What will I do, what will I do? That girl is my only interest

Sungmin terus berdiam dan menatap sunny yang memasuki kelas. Sayang sekali di sma ini mereka tidak pernah sekelas

**

Pulang sekolah, sunny menunggu papa nya yang akan menjemputnya. Terdengar suara motor dibunyikan. Lee sungmin mengambil ninja- nya dan melaju , tapi dia berhenti di depan sunny.

Sungmin POV

Ah ohtokee… apakah harus aku sapa dia atau pergi begitu saja? Aku takut dia sedang menunggu seseorang L tapi ingat lee sungmin! Sudah tidak ada waktu! Inilah satu2nya kesempatan! Menyesal urusan nanti!

Sungmin : halo sunny

Sunny : ya hallo

Sungmin : kenapa tak pulang

Sunny : menunggu dijemput

Sungmin : mau pulang bareng?

Sunny : oh tidak terimakasih

Sungmin : kalau begitu…

oh!oh!oh!oh! oppareul saranghae -hp sunny berdering

sunny : ya ayah?

Sungmin : aku pulang duluan (berbisik dan melambaikan tangannya)

Sunny : yaa (tersenyum dan melambaikan tangannya juga

Sungmin bersiap2 memakai helmnya..

Sunny : apaa? Gajadi ngejemput? Jadi aku naik bis lagi dong? Hmm baiklah

Sunny menutup telepon dan berjalan meninggalkan sungmin yang masih memakai helm

Sungmin : hei sunny! Kamu pulang ama siapa?

Sunny : bus!

Sungmin : bareng ama aku saja?

Sunny : tidak terima kasih

Sungmin : ayolah!

Sunny : aku sudah terbiasa naik bus dan aku tidak terbiasa denganmu

Sungmin : kebetulan kita satu arah! Ayolaaah. Kebetulan aku bawa helm 2.. jarang2 loh aku memberi tawaran tumpangan

Sunny : tapi…

Sungmin : anggap saja ini untuk pembayan penghapus yang pernah kuhilangkan dulu?

Sunny : hahah (kaget dan tertawa kecil) kau ingat?

Sungmin: tentu sajaaa! Naiklah

Sunny ; baiklah.. hanya kali ini

Sungmin : ini helm mu

Sunny memakai helmnya dan naik motor

Sungmin : pegangan! Kalau kau tidak ingin terbang

Sunny : dasar pembalap

Sungmin : haha tau saja. Itu impianku bukan?

Sunny : ya pernah kauceritakan dulu

Sunny pun melingkarkan tangannya ke perut sungmin

DEG! Lagi lagi dada sungmin berdetak lebih cepat

Bounce to you, bounce to you nae gaseumeun neol hyanghae jabil sudo eobseul mankeum ddwigo itneungeol

(Bounce to you, bounce to you, my heart is .. Beating so fast for you to the point it cant be caught ..Attracted to you and is beating so fast that I cant get you)

sunny POV

aduh tumben2an banget dia nyapa aku. Bahkan kami semotor ! bahkan tanganku melingkar di perutnya, tp kenapa ya? Rasanya hari ini dia beda.. yaampun jangan sampe aku suka lagi

Sungmin POV

Tumben banget sunny mau semotor ama aku.. dan bahkan tangannya sekarang melingkar diperutku. Semoga dia tidak merasa debaran jantungku, karena aku rasa bentar lagi jantungku copot deh

Sungmin : eh liat deh cuaca sekarang bagus ya

Sunny : ya .. juga anginnya enak untuk tidur..

Sungmin : haha benar.. eh aku mau nanya dong

Sunny : nanya apa??

Sungmin : menurut kamu, aku dimatamu itu apa?

Sunny : kamu ya leesungmin.. lelaki yang digilai semua wanita…kecuali

Sungmin : kecuali.?

Sunny : aku

Sungmin : ha (tersenyum kecut)

Sunny : kamu ga ngerasa aneh ketika dikerubungin perempuan?

Sungmin : aku bahkan g ngerasa mereka ada

Sunny : wah jahat banget tuh…

Sungmin : kamu tau? Kenapa aku ngerasa mereka g ada?

Sunny : kenapaa?

Sungmin : Karena telah ada wanita yang buat aku berdebar2

Sunny : cieee si pembalap ini bisa romantis jg.. memang siapa

Sungmin : ada lah

Sunny : kasih tau dong

Sungmin : ah tidak

Sunny : hmm…

Sungmin : (dalam hati : atau harus aku katakan sejujurnya?) dia itu wanita yang lokernya diatas lokerku, selalu kaget kalo aku ada di sampingnya.. mengerti

Tidak ada jawaban..

”sunny? Sunny?”

TUK! Kepala sunny mendarat di punggung sungmin dengan suksesnya

Sungmin melirik ke belakang dan melihat sunny sudah tertidur

Sungmin : rupanya dia tertidur.. ah gagal!

Bogobwado na bagge eobtda ..bonamana na bagge eobtda

(Even if you look and look, there’s no one else but me Whether you look or not, ..)

akhirnya mereka sampe ke rumah sunny

Sungmin : sunny,…. udah nyampe nih..

Sunny : hmmm ha? (terbangun dr tidurnya)

Sungmin : udah nyampe sunny

Sunny : eh jangan bilang aku ketiduran?

Sungmin : emang iyaaa, haha kecapean ya sunny?

Sunny : iya nih. Maklum kan udah kelas 3 harus les dll.

Sungmin : iya iyaaa. Hehe jangan kecapean dong sunny (refleks ngelus2 kepala sunny)

DEG! Skrg giliran jantung sunny yang berdetak lebih kencang

Listen girl! (Joahae) Baby girl! (Saranghae) Namani neoreul wihan namja .. Deureojweo bwa neoreul hyanghan gobaek
(Listen girl, I like you, baby girl, I love you.. Im the only guy for you ..Please listen to the confession I have for you)

Sunny : ma.. makasih sungmin…

Sungmin : sama2 … aku pulang dulu ya?

Sunny : (dlm hati : mungkin aku gaboleh terlalu judes sama dia) iyaa hati hati yaa (tersenyum manis)

Sungmin : iya daah

Sungmin pun menancapkan gas ninjanya ,

Sungmin POV

Aigooooooooooooooooooooo….. sumpah senyum itu manis banget ! sunny,, sunny sunny i love you i want you…. aduh gabisa … aku gabisa terus kaya gini! Aku harus nyatain perasaan aku!

Besoknya…

Sungmin POV

Hari ini aku harus ngobrol sama sunny ! harus , aku bakal ajak dia makan siang bareng! Yaap! Mana ya orangnya,, hmm (melihat jamnya) jam segini biasanya dia lagi ada di loker tuh.. kesanaa aah

Sungmin pergi ke locker tp sayang sekali , dia tidak bisa menemukan sunny disana…

“Sunny dimana kamu?” sungmin mencoba mencari disekitar situ.

“ah itu dia.. eh” sungmin terperanjat melihat yang ada didepannya.. dilihatnya sunny sedang menuju ke arahnya … bergandengan … dengan seorang pria…

“hai sungmin” sapa sunny dengan senyum yang canggung

“eh hai.. “ kata sungmin canggung sambil menatap cwo yang bergandengan dengan sunny

“sungmin permisi… “ kata sunny sambil menunjuk loker nya

“eh oh iya silahkan “ kata sungmin sambil memberi jalan kepada sunny untuk membuka lokernya sembari pergi dari tempat situ

O jinjja michilgeoya Nuga jom malryeobwa bwa.. Ireoke himdeul georan geol nuga marhaesseoyaji
(Oh, Im really gonna to go crazy, someone put an end to this . Someone should have told me that it would be this hard)

Sungmin POV

Apakah itu berarti sunny sudah mempunyai pacar? Apakah aku terlambat? Aaargh!

Sungmin mencoba melirik kembali sunny, dan DEG! Tatapan mereka bertemu. Ternyata sunny juga sedang meliriknya

Sungmin POV

Hoi sungmin! Dia sudah punya cowo! Ngapain dia lirik2 kamuu. Yang tadi Cuma kebetulan sadar woy sadarrrrr (sambil menepuk nepuk jidatnya)

Sungmin pun berjalan linglung dikelasnya dan duduk dibangkunya.. entah apa yang jarus dia lakukan sekarang,,, penantian selama 5 tahun…. pupus lah semua

Saat sungmin sedang termenung, masuklah seorang lelaki yang sungmin tadi lihat

Ya! Sungmin kaget, baru sadar kalo dia sekelas dengan cowo yang tadi , cowo yang bergandengan dengan sunny.

“haaaah”sungmin menghela napas, dia memperhatikan lelaki itu. Secara fisik . sungmin sudah kalah. Semakin diperhatikan, cowo ini banyak bercanda dengan teman2 yang lain (baca : supel) beda dengan sungmin . yang lebih suka menyendiri .

“WEI! Sungmin ada yang manggil nih! Cewe….” teriak leeteuk dari pintu.

“aiiisssh. Siapa lagi sih” tanggap sungmin malas tapi beranjak dari mejanya, tumbenan2 dia mau menghampiri kalo ada yang mencarinya. Mungkin efek patah hati

Sungmin merasakan tatapan tajam dari cowo sunny saat berjalan keluar. Tp dia berusaha untuk tidak menghiraukannya

********************

“sungmin oppa… aku suka denganmu.. maukah kamu jadii…. “

“hey siapa kamu? Bahkan aku belum kenal denganmu” tolak sungmin secara halus

“ aku aku.. ah maafkan aku… “ kata perempuan ini kikuk.. “ namaku jessica .. aku sudah lama memperhatikanmu…”

Sungmin tertegun (dlm hati : nih cewe ko kikuk nya mirip sama si sunny… AH sungmin lupain sunny!) “ooh iya.. jessica, kita kan belum kenal.. gamungkin kalo aku tiba2 jadi pacar kamu..”

“jadii.. ceritanya aku ditolak nih?” kata jessica sambil memasang muka sedih.

“ehhmm.. maksud aku . kita bisa saling mengenal masing2 kan” kata sungmin sambil tersenyum lembut

“hah? Oh iyaa benaar.. kyaa. Aku jessica.. hehe. Oh iya oppa… “

“ehhmm.. jessica , sepertinya aku hrs kembali ke kelas.. ada tugas yang harus aku kerjakan”

Wajah ceria jessica berubah sedikit tertegun ,” aah. Baiklah oppa.. kalau begitu sampai jumpa”

“sampai jumpa”

Sungmin POV

Jessica ya? Manis juga.. mirip dengan sunny ,,, aduuuh ngapain sih aku inget2 sunny…. yaudah sekarang mending aku cari gebetan baruu.. yang bisa bikin aku bahagia

Saat sedang berjalan bahagia, sungmin bertemu dengan sunny…..

Sunny :hai sungmin..

Sungmin : eh sunny

Sunny :  ini aku punya sesuatu buat kamu , hehe sebagai tanda terimakasih buat kemaren

Sungmin tertegun, menerima kue kering dari sunny… saat ini.. hati nya sedang meluap luap

Dan saat ini juga hatinya sedang terluka , mengingat sunny sudah ada yang punya. Dan tiba2 pula dia teringat jessica…

How to keep loving you? Naega jinjja nege jaralge idaero nal sseogyeo
dujima

(How to keep loving you? Ill really be good to you .. Dont let me rot just like this)

Sungmin : eh tp tidak terimakasih ….

Sunny : (kaget) loh kenapa?

Sungmin :hmmm.. akan ada yang cemburu karena hal ini… sampai jumpa.. (langsung berlari meninggalkan sunny yang hanya terdiam mendengar jawaban sungmin)

Sungmin POV

Haah. Sunny.. sesungguhnya.. aku sangat ingin menerima kue mu itu! Tapi apa dayaa.. pacarmu bisa salah paham , haah… sungguh aku tersiksa sunny! Lihat tawamu,,, dan seketika aku membayangkan tawamu itu bukan punya aku,, haah (diingatnya kenangan bersama sunny, wajah manis sunny)

Gidarinda Miina! Hope you’ll step to me, Saranghanda Miina! Bring it, sign to me
(I’ll wait, beautiful girl!Hope youll step to me, I love you, beautiful girl!Bring it, sign to me)

Dan sungguh sunny,,, aku akan terus menunggumu ..meski sekarang aku harus menghindari mu

2 hari kemudian…

“YA! Lee Sungmin” heechul berteriak terlihat geram

“hah? Apaan kamu nyari aku?” kata sungmin dengan heran.

“IYA! Siapa lagi kalo bukan dengan kamu! “ kata heechul sambil membawa sungmin ke atap sekolah

Sungmin POV

Iih! Nih pacar sunny maunya apa! Perasaan semenjak aku nolak kue sunny, aku g pernah contact dulu sama dia! Ngapain nih cowo rese tiba2 marah2 sama guee!

Heechul : kamu!

Sungmin : apa?!

Heechul : kenapa kamu nolak kue sunny waktu itu??? Hah??

Sungmin : eh… apa maksud kamu? (dlm hati : ya tentu aja karena ada kamu BODOH!)

Heechul : MASIH HARUS DIJELASIN? Kenapa kamu nolak kue sunny hah?

Sungmin : kenapa kamu yang sewot sih!!

Heechul :  yaiyalah! Gimana ga sewot…. aku ga tega liat sunny nangis tau!

Sungmin : ada masalah??

Heechul : IYA! Kamu kan bawa2 foto sunny! Sekarang aku tanya lagi , kenapa kamu nolak kue yang dikasih sunny!???

Sungmin : (dlm hati: kenapa dia tau aku suka simpen foto sunny)……….

Heechul :bisa ngmong ga sih!

Sungmin : okee ! aku nolak gara2 ada kamu!! PUAS!

Heechul : hah?

Sungmin : ups (mentup mulutnya)

Heechul : hei.. apa maksudmu gara2 aku?

Sungmin : hah.. gausah pura2 bego deh

Heechul : aku ga bego , tolol!

Sungmin : masa cowo sunny bisa sebego ini ckck

Heechul : HAH? (heechul kaget mendengar ucapan sungmin) tunggu… kamu suka kan sama sunny???

Sungmin : (ih nih orang mau nya apa?! Make nanya lagi ! terpaksa jujur ajalah biar cowo ini g berani labrak aku lagi ) KALO IYA KENAPA? – mulai marah dan mengepal tangan kanannya

Heechul : HAHAHAHHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHAH

Sungmin (yang tadinya marah malah bingung): hey kenapa kamu ketawa? Ga ada yang lucu tau!

Heechul : HAHAHAHAHA. Pasti kamu nyangka aku cowonya sunny kaaan! HAHAHA

Sungmin :ha? ………… Tunggu jangan2 aku salah paham?

Heechul mengangguk sambil menahan perutnya karena tertawa terbahak2

Sungmin : hey tapi kalian pegangan tangan./…

Heechul : memang pegangan tangan berarti pacaran?

Sungmin ; ngg….

Heechul : sahabatan juga bisa kali hahahahahahahahah

Sungmin blushing,,,, dan terlihat malu….

Heechul : oh jackpot… ketahuan deh  hahahahah

Sungmin : ssst! Jangan bilang siapa2 .. tp tunggu.. apa maksud kamu sunny nangis?

Heechul menghentikan tawanya dan sedikit tertegun

******

Sungmin mempercepat larinya… dicarinya sunny di halaman depan sekolah…. teringat kembali percakapannya dengan heechul

“ jadi… dia itu mulai berharap kepadamu.. setelah 5 tahun dia menyukai mu dan sempat pula benci padamu.. HAH dia bilang sih benci padahal.. kaya gatau aja.. aku tau dalem hatinya masih sayang.. lalu. Kamu tiba2 muncul dan perhatian padanya… dan dia mencoba sayang lagi sama kamu .. nah kue itu tuh udah termasuk bentuk cinta dia tau!”

Sungmin tertegun…” aiish..”

Heechul menarik napas dan melanjutkan ucapannya,”  Aku Cuma ga ngerti kamu kenapa nolak! Padahal aku tau kamu suka kan! Aku liat ko kamu buka buku saku kamu .. dan mengatakan LEE SUNNY SARANGHAE”

Sungmiin tak bisa berkata kata,…

Heechul melanjutkan ceritanya… “Nah.. masalahnya sekarang sunny depresi berat grgr penantian selama 5 taun itu pupus Cuma gara2 ucapan kamu : ntar ada yang salah paham. – diap pikir ada cewe lain di hati kamu… kamu gatau ya.. kalo sunny depresi bakal kebawa sakit.. nah yang aku tau  skrg tuh dia lagi siap2 pulang… makanya aku berani datengin kamu , mau tanya kejelasan kemaren… tdnya aku mau jelasin ke sunny lagi,,, biar dia dirumah ga kenapa2 … tapi tampak nya gaperlu aku deh yang ngejelasin….”

“KENAPA AKU BISA BEGITU BODOH?!”

geunyeoga imi nal barabol junbiga dwae isseotna bwa
(
It seems that she must have already Been preparing to look at me)

Sungmin POV

Penantian aku… ternyata ga sia sia.. dia juga .. selama 5 taun ini.. ngerasain ko apa yang aku rasain….. argghhhh./. kenapa aku g nyadar dr dulu sih! Sunny please dimana kamuuu biarin aku ngejelasin semuanyaa!
akhirnya sungmin menemukan sunny di dekat gerbang sekolah

“SUNNY……………..”

Sunny memalingkan mukanya, tp saat melihat sungmin dia mencoba lari…tp karena tidak ada tenaga,, sunny tidak bisa dibilang lari… tapi yaa jalan cepat2 lah….

“hey kenapa kamu lari.. ya sunny ! sunny tunggu ! jangan lari!” Sungmin mencoba mengejar sunny.

Tapi jarang mereka cukup jauh… sungmin tak yakin  akan terkejar…

Sungmin menghentikan langkahnya… mencoba mengatur napasnya,,, dan mulai membuka mulutnya,, sepertinya dia akn berbicara sesuatu..

“LEE SUNNY SARANGHAEEEEEEEEEEEE”

Otomatis sunny kaget ! sunny menghentikan larinya, berbalik dan berjalan menuju sungmin yang sedang mengatur napasnya…

“hei apa maksudmu?!!” tatap sunny

Sungmin sudah tidak mampu bicara apa2 lagi.. dia mendatangi sunny dan memeluknya! Dengan kencang…  membisikan sesuatu di telinga sunny

“maukah kamu jadi pacarku? Sunny? “

Sekali lagi sunny kaget,, kaget dipeluk dan kaget ditembak secara tiba2 … dia tidak bisa menjawab apa2 .. tapi anggukan kepalanya pasti terasa oleh sungmin yang sedang memeluknya

“terima kasih ………………….. chagi!”

Sungmin tersenyum. Begitu pula dengan sunny…

Bonamana, bonamana, bonamana na bagge eobtda..

(Will you look or not look or not look or not at a guy like me….)

———————

yaaaa segitu deh fanfic one shot tentang mereka :) meski rada sedih ga liat moment SunSun di SM town live concert kemaren :( ( ..

……

it’s love

Yuri memandangnya, siwon. lelaki itu. Lelaki yang selalu baik kepadanya. Lelaki yang memang baik kepada semua orang sebenarnya. Lelaki yang baru saja kembali ke pelukan yoona, mantan pacar nya.

Dan yuri hanya terpaku, mendengar teman teman nya bercanda tentang siwon dan yoona. Tidak ada yang tau tentang perasaan yuri . yang tahu hanya lah sunny dan sooyoung. Sementara mereka tidak ada disana.

Oh ya , yesung juga tau, tapi yesung menganggap tidak ada apa apa dan ikut bercanda bersama yang lainnya. Membuat hati yuri makin sakit.

Yuri hanya tertawa kaku. Teringat kata kata sunny dan sooyoung : ”kamu tuh kalo kata kita mendingan lupain tuh siwon, dia udah balikan ama cewenya ehhm ’yoona’ maksudnya”

Siwon pun tersipu sipu malu. Tertawa bersama yang lainnya. Tidak menyadari bahwa ada sepasang mata yang tertuju padanya. Yang selalu memperhatikannya., ya,yuri.

Yuri menghela napas dan menetapkan hatinya untuk menyerah … mencoba menatap siwon dgn perasaan cinta untuk terakhir kalinya

Siwon menyadarinya dan membalas tatapan yuri sambil tersenyum, DEG.. yuri hanya terdiam terpaku. Keringat dingin nya mulai bercucuran. ”perasaan ini, tak bisa aku bendung lagi” kata yuri sambil lupa keadaan sekitar

Yesung mendengar perkataan yuri dan menyadari situasi yuri saat ini. ” jangan2 kamu masih suka? Kalau iya lebih baik km melupakannya!”

Yuri menatap yesung dan hanya bisa tersenyum ———-

hehe udah segitu dulu , ini cuma sedikit dan ringkasan awal nya doang, tunggu yaa ff nyaa ;)

sweet memory

“ apaaa? Mama bohong kan?” hyoyeon berteriak histeris

“ga bohong kok. Ini nyata. Dan ini adalah janji maka kamu harus nurutin!” kata mama hyoyeon.

“aduuuh… mama! Denger yaaa. Ini tuh udah jaman milenium ma! Bukan jama siti nurbayaaa! Udah ga jama tuh yang namanya perjodohan! Sekarang udah emansipasi wanita ma!” kata hyoyeon lagi

“denger ya..papa kau kalo ga ditolongin ama bapa si leehyukjae ini ga akan selamat waktu operasi.. akhirnya dia buat janji gitu! Dan yaaa…. Kalian harus dijodohin!”

“kalo aku ga mau gimana ma?” tanya hyoyeon

“terpaksa kita harus nge gembel karena harus bayar 1 milyar gantiin ginjal papa!”

“AH! Mahaaal bangeeet!”

“terpaksa dong…itu belum dengan bunga dan blablabla tau!”

“aaaa.. gatau ah mah! Pokonya hyoyeon gamau!!!” hyoyeon kesal akhirnya dia pergi ke kamarnya.

Hyoyeon berpikir “ aduh.. udah ga jaman nih perjodohan! Pantes aja si mamah suruh aku pindah sekolah! Ternyata aku bakal satu sekolahan ama ‘tunangan’ ku?! Tau gini mending gausah pindah!.. mana mulai besok aku bkal masuk sekolah baru itu lagii ih!”

Saking kesalnya hyoyeon tertidur di kamarnya sendiri

Hyoyeon akhirnya telat ke sekolah barunya itu.. sebenernya belum telat.. tapi udah mepet waktu nya . bentar lagi bel.. saat ini, hyoyeon sedang berlari menuju gerbang sekolahnya.

Tiba2 terdengar suara dr belakang…

“minggir.. minggir.. minggir…!”

Hyoyeon menengok ke suber suara.. dan dia terjatuh ke pinggir(genangan air) karena si sumber suara ini melesat naik skateboard dengan cepat.

Hyoyeon : ih siapaaa  sih! Gatau aturan jalan banget… galiat jalan.. nabrak orang seenaknya. Iih mau dibabuk apaa ama hyoyeon! Urrrgh!

Tengtengteng (bel sekolah terdengar berbunyi)

Hyoyeon : walaaaaah gawaat! Udah masuk .. sialan garagara cowo tadi aku jadi harus lari deh!

Untungnya hyoyeon tidak telat.. gerbang hampir ditutup tapi dia masih sempat. Dia pun masuk kelasnya..

“halo perkenalkan .. nama saya hyoyeon dr sma daejun.. pindah kesini karena disuruh pindah padahal masih 1 kota.. jadi sy harap semua mau berteman dengan saya” hyoyeon memperkenalkan dirinya dengan asal asalan

Dia pun pergi menuju tempat duduknya.. di sebelah sooyoung lebih tepatnya.

**

Sesudah pulang

“omooooo… aku baru nyadar rok belakang aku kotor.. jangan2 gara2 jatuh tadi. Ckck.. sialan cowo skateboard itu! Ih mana sih orang nya .. mau dibunuh!”

Sooyoung : cowo skateboard?

Hyoyeon : iyaaa. Km tau g? tadi ada yang nabrak aku naik skateboard. Terus aku jatuh deh! Sumpahnya.. kurang ajar banget..”

Sooyoung : aku tau kok.. soalnya yang pake skateboard Cuma 1 orang di sekolah ini

Hyoyeon : oh ya siapa?

Sooyoung : tuh eunhyuk! (sambil menunjuk ke seseorang yang kebetulan sedang berjalan depan mereka)

Hyoyeon : oh yang itu? Liat aja… mau tau rasanya nabrak hyoyeon kaya gimana (langsung menghampiri eunhyuk)

Hyoyeon : heh! Kamu entah siapa namamu.. liat ni rok aku! Kotor garagara kamu tau! PLAK(hyoyeon menampar eunhyuk)

Eunhyuk : langsung menangkis tamparan hyoyeon dam melakukan jurus silat- eiis… kamu siapa? Main tampar orang aja!

Hyoyeon ; ih ! kurang ajar. Kamu yang tadi pagi ngebuat aku jatuh di genangan air.! Liat ! rok aku sekarang kotor!

Enhyuk : ohya? Perasaan aku udah bilang minggir deh! Kamu aja yang tuli ga dengerin!

Hyoyeon : minimal minta maaf dong!gatau malu banget sih!\

Eunhyuk : ih males banget! wleee

Hyoyeon : ih cowooo kurang ajar!

Sooyoung : sabar ya.. dia emang gitu. Tapi sebenernya baik kok

Hyoyeon : hmmm yaudah deh.. ngomong2 sekolah ini gede banget ya.. mau g kamu temenin aku pulangnya keliling sekolah?

Sooyoung : aku ga bisa hyoyeon.. maaf tapi aku harus les.. tunggu (berlari pergi menuju eunhyuk) ya! Eunhyuk ..

Eunhyuk : apalagi sih bawel…

Sooyoung : aku tau kok sifat kamu.. sebenernya kamu ngerasa bersalah kan ama si hyoyeon?! Nah untuk bayar kesalahan kamu… kamu harus anterin dia pas pulang sekolah…

Eunhyuk : hah? Anterin kemana?

Sooyoung : keliling sekolah lah! Oke .. dengan pertanyaan tadi.. aku anggep kamu mau ya

Eunhyuk : heh tunggu! Aku belum bilang kalo aku

Sooyoung : apa? Gamau??! (mengepal tangan kanannya)

Eunhyuk : eh ngga.. (bermuka so mau )

Hyoyeon : Sooyoung! Kenapa ajak si cowo itu sih? Aku gamau ah kalo ama dia! Males

Sooyoung : masalahnya aku gabisa percaya kalo ke orang lain.. gpp kali.. gitu2 dia sahabat aku juga kok

**pulang sekolah**

Hyoyeon : lagian si cowo skate itu emang mau nganterin aku keliling sekolah? Tunggu deh

5 menit——————

10 menit—————

15 menit————

20 menit————–

Hyoyeon : sialan! Bener bener ga dateng tuh cowo! Udah beruntung ditungguin huh! Yaudah kalo gini sendiri aja. Aku juga bisa.. huh!

Saat akan meninggalkan kelas

Eunhyuk : hey hey .. tunggu (sambil ngosngosan)

Hyoyeon : loh kok? Kamu? Dateng kesini?

Eunhyuk: kan udah janji.. cowo ngelanggar janji tuh gabanget

Hyoyeon : haha.. emang kamu dari mana.. ngosngosan gitu.. terus pakaian kamu ko… ngg.. aneh ya?

Eunhyuk : enak aja aneh… ini pakaian judo tau! Kalo mau bilang aku keren jujur aja lah…

Hyoyeon : ih… (langsung pergi karena rada ilfil)

Eunhyuk : ih tunggu! Biarin aku bernapas dulu kenapa!

Hyoyeon : yaudah sana balik latihan judo lagi… tanpa kamu aku juga bisa ko.. wleee..

Eunhyuk : eh malah ngeremehin… sekolah ini tuh gede banget. Gabisa kamu kalo tanpa aku..

Hyoyeon : wlee (sambil pergi berlalu)

**

Eunhyuk : lantai 3.. ada perpus.. kelas 11 ipa disini semua… juga fasilitasnya…

Hyoyeon : wah.. gede banget yaaaa.. sekolahnya..

Eunhyuk : aku bilang juga apa! Ga percaya sih…  oh ya disini tuh dari lantai 1 sampai 7 kelas semua.. lantai 8 Baru atap..oh ya di lantai 8. ada klub bunga juga..

Hyoyeon : oh iya? Ada rumah kaca gitu ya? Mau liat dong

Eunhyuk : yaudah ayo.soalnya kalo ke lantai 4 5 6 7 tuh monoton… gini semua desainnya

Hyoyeon : yaudah cepeet( sambil berlari menarik tangan eunhyuk

** mereka pun telah tiba dilantai 8

Hyoyeon : yaampun cape bangeeet

Eunhyuk : woi… siapa suruh kamu lari2.. kaya dikejar anjing aja… aku jadi ngosngosan 2 kali kan!!!!

Hyoyeon : yaa maaf… eh bawa air g?

Eunhyuk : ga tuh haha… biasanaya di rumah kaca ada

Hyoyeon : oh iya ya kita kan kesini buat ke rumah kaca.. haha saking capenya aku sampe lupa..

Eunhyuk : kamu duluan gih.. aku mau bernapas dulu

Hyoyeon : okee .

Hyoyeon pergi meninggalkan eunhyuk seperti anak kecil.. dia tertawa dan berteriak senang karena melihat rumah kaca… sementara eunhyuk hanya terdiam melihat hyoyeon

Eunhyuk : dasar anak kecil! Kaya gapernah liat rumah kaca aja ckck (sambil tersenyum kecil)

Hyoyeon : Heiii kamu liaat deh bunga nya lucu bangeet. Sini deh cepeet! Jangan ngatur napas mulu dong

Eunhyuk : heh babo! Kalo ga ngatur napas mati dong… ! tunggu bentar dong…

Hyoyeon tidak peduli lagi dengan eunhyuk.. dia mengamati bungabunga yang berada di rumah kaca.. dia tidak memperhatikan jalan. Padahal jalan di rumah kaca cukup berbatu (sengaja dibuat berbatu) dan batu tersebut cukup licin.. tibatiba. Sret. Dia terpeleset .. dan kepalanya akan mengenai batu..

(rada slowmotion gitu ya.

Hyoyeon : omoooooo…..

Eunhyyuk berlari cepat dan segera menangkap hyoyeon ..

BRUK ! hyoyeon jatuh

Tapi terjatuh di pelukan eunhyuk

Mata mereka pun saling bertatap

Sementara itu hyoyeon tidak bergerak sama sekali

DEG! DEG! DEG !

Hyoyeon : (dalam hati ) yaampun ini kenapa? Jantung aku ko rasanya.. bergerak lebih cepet? Nononono! Gamungkin gamungkin… yaampun mata aku gabisa berhenti natap cowo ini…

DEG! DEG!DEG

Eunhyuk : maaf ya.. kamu bisa ga berdiri? Berat nih..

Hyoyeon : eh eh.. iya iya maaf.. (sambil beranjak berdiri)

Eunhyuk : iya gpp.. makanya hati hati dong kalo jalan! (sambil menyentil tangannya ke dagu hyoyeon)

Hyoyeon : aduh! Sakiiit

Eunhyuk :  ah gitu aja sakit (sambil menatap hyoyeon)

Hyoyeon : (mengalihkan pandangan dan gugup) bi.. biar dong.. suka.. suka aku kan! Wlee

Eunhyuk : ohya.. kita ke ruang komputer ya? Belum kan?

Hyoyeon : ngga ah(tidak berani menatap mata eunhyuk) aku cape .. pulang dulu ya.. dah (langsung berlari ke bawah)

Eunhyuk : hei! Ya! Aiish … ninggalin aku sendiri lagi !!!

**hyoyeon dalam perjalanan pulang

Hyoyeon  : yaampun … (kembali mengingatn kejadian tadi) ada apa inii? Degdegan….

Hyoyeon kembali mengamati detakan jantungnya

DEG ! DEG! DEG! Suaranya terdengar lebih kencang dari pada sebelumnya

Hyoyeon : aaaa… lamalama aku bisa gila.. mungkin aku sakit… haha.. pulang dan istirahat…

Tibatiba dari belakang

Eunhyuk : Ya!!!! Tunggu….. heh kamu

Hyoyeon : aduh.. tuh cowo ngapaaain pake ngejar aku!!!!! Waaa.. aku malu.. kayanya muka aku merah. Dari pada gini mending lari …

Hyoyeon pun berlari sekuat tenaga

Eunhyuk : heh.. sialan .. malah lari! Ckck kalo gini terpaksa aku harus ngejaar.. awas aja ya.. kalo sampe buat aku ngosngosan sampe 3 kali

Hyoyeon : omaaa… jangan bilang dia bakal ngapangapain aku! Takuuut….

Eunhyuk : ya! Tunggu dong (sambil teriakteriak. Karena jarak mereka 5 meter)

Hyoyeon : Gamauuuu….

Eunhyuk : heh! Aku Cuma mau balikin jepit kamu aja!

Hyoyeon pun menghentikan langkahnya. Dan tangan nya memegang rambut.. mencari jepit nya…

Hyoyeon : loh jepit aku?

Eunhyuk : nih! MAKANYA! Aku bilang tunggu g percaya banget!

Hyoyeon : walaaaah.. maaf ya… makasih tapi udah mau nganterin jepit aku.. padahal kan bisa besok..

Eunhyuk : aissh.. males banget nyimpen barang cewek macam kamu di tas…

Hyoyeon : macam aku??! Maksudnyaaa?!

Eunhyuk (hanya tersenyum kecil) : ga ada apa apa… udah ah duluan ya..

Hyoyeon : loh.. kamu ga searah?

Eunhyuk : ngga~! Dah

Hyoyeon : yo! Daah..

Hyoyeon tidak bisa bergerak dari tempatnya.. dia hanya terdiam memandangi eunhyuk yang berlalu…

Hyoyeon : dasar lelaki itu.. galak galak tapi baiik..

DEG! DEG DEG

Hyoyeon : omoooo.. kenapa lagi sih! Kayanya aku sakit deh.. tapi aku harus berterima kasih ama dia.. hmm….

** besoknya**

Hyoyeon : sooyoung.. sebenernya nama lelaki yang kemaren itu ,…. siapa?

Sooyoung : jangan bilang kalo 1 hari kemaren kamu ama dia.. kamu masih gatau namanya

Hyoyeon : iya.. hehe

Sooyoung : alamak… nama dia tuh lee hyuk jae.. Cuma dipanggil nya eunhyuk..

Hyoyeon : oh iya?(sambil manggutmanggut so ngerti)

Sooyoung : kenapa emang suka ya?

Hyoyeon : (langsung salting) apa sih? wleee… ga ah

Sooyoung : ah suka bohong deh kamu

Hyoyeon : bukaaan gitu!!!! Aku Cuma mau ngasihin kue ini sebagai tanda terima kasih ke dia.. sambil menunjukan kue kering yang dari tadi dia pegang)

Sooyoung : yaampun.. berarti bener kaan kamu.. (belum selesai berkata,, mulut sooyoung udah di bekam hyoyeon)

Hyoyeon:  heh sooyoung… tuh ada si eunhyuk.. ssst (panik karena melihat eunhyuk lewat depan mereka)

Sooyoung : (melepas tangan hyoyeon)ah berarti bener yaaaaa??

Hyoyeon : ngga ih! Beneran ngga!!!!!!

Sooyoung : oh….. HEH EUNHYUK! (teriak sangat keras)

Hyoyeon : ngapain kamu panggil diaaaaa!

Eunhyuk : apaan sih bawel… gausah teriak segede itu kali… emang aku tuli apa…

Sooyoung : ngga.. nih si hyoyeon mau ngomong… dah.. (pergi meninggalkan eunhyuk dan hyoyeon berdua)

Eunhyuk : ada apa?

Hyoyeon : (salting dan ga berani natap wajah eunhyuk) ngga ada apa apa ko… gatau tuh si sooyoung…

Eunhyuk : oh ya udah kalo gitu (sambil beranjak pergi)

Hyoyeon : eeeh.. tunggu… aku mau ngasih tanda terima kasih atas kemaren… pulangnya tunggu.. ya?

Eunhyuk : hah? Emang kamu mau ngasih apaan?

Hyoyeon : bukan apa apa sih.. Cuma kue kering.. aku baru buat… hee udah yaa (muka hyoyeon makin merah . karena itu dia segera berlari pergi karena malu)

Eunhyuk ; yah…

Hyoyeon : kenapa aku harus bilang nanti? Padahal kan aku udah bawa kue nya.. (sambil mengambil kue yang ada di saku nya) … LOH! Kue kering nya mana? Kenapa ga ada di sakuu?

Hyoyeon panik setengah mati….dia pun menulusuri jejaknya dari awal masuk sekolah… tapi dia tidak menemukannya.

Hyoyeon : kayanya ilang deh kuenya…. aduh pengen nangis .. kenapa mesti ilang sih! Aku bilang apa ke si eunhyuk nya… moga aja dia ga nungguin aku pas pulang jadi gausah ngasih kue

Setelah pulang. Hyoyeon bersiap2 pulang dengan cepat supaya ga ketemu eunhyuk.. tp terlambat. Eunhyuk sudah diam didepan kelasnya.

“omooo! Tumben amat dia tepat waktu!. Gimana dong?”

Sooyoung : hyoyeon liaat deh.. ada eunhyuk tuuuh..

Hyoyeon : apa sih sooyung?

Sooyoung : hahahaha.. aku balik duluan ya (sambil berlalu pergi. Dan MENGHAMPIRI EUNHYUK)

Hyoyeon : (dalam hati) Aampuuun… sooyoung…

Sementara sooyoung berbalik.. dan berteriak

Sooyoung : hyoyeoon.. katanya eunhyuk mau ketemu kamu nih.. pitpiiw…

Hyoyeon hanya terpaku sambil memandang sooyoung dan eunhyuk. Sooyoung tanpa rasa bersalah pergi begitu saja. Karena hyoyeon tidak beranjak dari tempatnya, makanya eunhyuk yang menghampiri hyoyeon… hyoyeon hanya menunduk berkeringat dingin

Bersambung –